Domain dan Halaman Utama Padamu Negeri Kok Ganda !!!


Posted By: Nasrul Alimuddin - 7/02/2015


Para OPS yang baik hati dan budiman, kali ini admin ingin mensharing informasi yang penuh dengan pertanyaan. Mungkin tidak baik di bulan puasa ramadhan ini kita berprasangka, namun tidak baik juga jika kebenaran ditutup-tutupi. Sejauh ini kita merasa bahwa alamat situs resmi dari Padamu Negeri adalah http://padamu.siap.web.id/. Ayo siapa yang sepakat dengan saya???

Kita juga sudah pada tau halaman fans facebook Padamu Negeri adalah https://www.facebook.com/Padamu.Negeri.Indonesiaku. Bagaimana, apakah anda sudah membuka linknya? nagh itulah halaman fans facebook dari Padamu Negeri.

Nah dari kedua alamat ural di atas tidak sedikit pun ada pernyataan dari Padamu Negeri yang mengklarifikasi Surat Edaran Dirjen GTK No. 16587/B/PTK/2015 pertanggal 29 Juni 2015.

Lalu bagaimana dengan alamat ural ini http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id/padamu/??? Silahkan anda mengklik linknya dan bedakan dengan alamat ural sebelumnya di atas. Di alamat ini anda pasti mendapati bahwa pihak Padamu Negeri telah mengklarifikasi Surat Edaran Dirjen GTK No. 16587/B/PTK/2015 pertanggal 29 Juni 2015.

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah link resmi dari Padamu Negeri adalah http://padamu.siap.web.id/ ataukah http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id/padamu/??? ada yang menggunakan domain go.id dan ada yang menggunakan web.id. Siapa pun orangnya yang memahami dunia maya, akan berakhir pada kesimpulan bahwa halaman resmi padamu Negeri adalah http://padamu.siap.web.id/ dan bukannya http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id/padamu/.

Dalam dunia maya pengalihan link seperti itu dinamakan redirect and indirect yang artinya pengalihan dan secara tidak langsung dengan alamat ural dan tampilan halaman yang berbeda (http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id/padamu/) menyembunyikan ural dan tampilan halaman aslinya (http://padamu.siap.web.id/ ).

Baiklah para pembaca yang budiman, silahkan anda menanggapinya lebih lanjut, ada apa gerangan sehingga dilakukan redirect and indirect seperti itu? Apakah hendak mengecoh dan melakukan pemberhentian Padamu Negeri dengan pernyataan yang dipaksakan oleh pihak yang tidak senang dengan Pendataan Padamu Negeri ataukah seperti apa??? Wallahu A'lam ...

hehe sudah seperti Detective yang hendak mengungkap sebuah kasus...