Home » , , » Prakiraan Cuaca Di Exoplanets Oleh Para Astronom

Prakiraan Cuaca Di Exoplanets Oleh Para Astronom

Written By Nasrul Alimuddin on Saturday, June 20, 2015 | 7:21 PM


Ilustrasi sebuah exoplanet dan perubahan cuaca siang-malam, di pagi hari terlihat masih berawan dan sore terlihat panas. Siklus ini terjadi pada sisi planet yang berbeda yang diterangi oleh bintangnya.

Sangat berbahagia kita, jika dapat mengetahui banyak ciptaan Tuhan yang begitu mengagumkan, salah satunya adalah planet-planet ciptaan-Nya. Bisa mengenali keadaan cuaca dari planet-planet luar yang bisa kita banding-bandingkan dengan planet bumi kita ini yang rasanya memang jauh dari kehidupan adalah sebuah kesyukuran juga sehingga Allah menjadikan bumi kita adalah satu-satunya yang bisa dihuni oleh manusia.

Para astronom kini memiliki ramalan cuaca untuk sebuah planet yang jauh melampaui tata surya kita. Melalui pengamatan sensitif dari teleskop ruang angkasa Kepler, para ilmuwan telah menemukan siklus cuaca harian di enam exoplanet.

Para ilmuwan menggunakan data yang dikumpulkan oleh teleskop luar angkasa NASA Kepler, diluncurkan ke orbit pada tahun 2009 dan dikirim pada misi untuk menemukan planet mirip Bumi di luar tata surya. Ilmuwan menggunakan teleskop ini untuk mencari bukti perubahan cuaca di exoplanet yang dikenal.

Jika melihat cuaca di exoplanet ini dan dibandingkan dengan Bumi, badai terdahsyat di Bumi hanya akan terlihat seperti angin sepoi-sepoi.

Sebagian besar exoplanets yang diamati sangat besar dan sangat panas - di antaranya memiliki suhu di atas 2.900 derajat Fahrenheit (yang berarti planet-planet tersebut menandakan tidak mendukung terjadinya kehidupan), dan sangat baik juga untuk mempelajari keadaan dari perubahan atmosfer planet-planet tersebut yang letaknya berdekatan dengan bintang induknya, menurut studi baru dari para peneliti di University of Toronto, York University di Toronto dan Queen’s University Belfast di Irlandia Utara.

"Kami menentukan cuaca di dunia alien ... dengan mengukur perubahan saat planet mengorbit bintang induknya dan mengidentifikasi siklus siang-malam," Lisa Esteves, penulis utama studi tersebut, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Teknik pengukuran sistem cuaca planet alien ini dapat digunakan untuk mempelajari atmosfer planet yang lebih kecil, seperti Bumi di masa depan, yang bisa membantu para astronom dalam menemukan kehidupan di luar bumi.

Para peneliti mengamati exoplanet dalam studi mereka yang semuanya terletak di dekat bintang induknya, dan mereka memutar berlawanan arah jarum jam. Rotasi mereka menyebabkan angin atmosfer untuk bergerak ke arah timur, yang menghasilkan awan sepanjang malam tapi terlihat jernih saat siang hari.

Para astronom telah menemukan sekitar 1.832 exoplanet yang sudah dikonfirmasi pada tanggal 30 April. Para ilmuwan percaya jika ada kehidupan lain di alam semesta, mereka akan ditemukan pada exoplanet yang memiliki atmosfer mirip dengan bumi, dengan uap air, karbon dioksida dan, yang paling penting, oksigen.


Share this article :

Published By : Nasrul Alimuddin ~ SIP from PTK

Terimakasih telah membaca Prakiraan Cuaca Di Exoplanets Oleh Para Astronom...!!! Artikel ini dipublikasikan oleh Nasrul Alimuddin pada hari Saturday, June 20, 2015. Jika ingin menyebarluaskan artikel ini, anda dapat mengklik tombol berbagi atau tombol 'Share' yang terletak di setiap bawah postingan. Adapun kritik dan saran tentang Prakiraan Cuaca Di Exoplanets Oleh Para Astronom dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

:: Salam Admin ::

Komentar Sahabat
0 Komentar Sahabat