Gugus Bola Liller Adalah Gugus Bintang Yang Sangat Rawan Tabrakan


Posted By: Nasrul Alimuddin - 6/30/2015
.
Gugus bola Liller 1, terletak 26.000 tahun cahaya dari Bumi, adalah gugus bintang yang sangat padat dan rawan tabrakan. Liller 1 ini biasanya terselubung oleh awan debu padat, tapi gambar inframerah-dekat yang diambil dari Gemini Observatory ini mengungkapkan tabrakan beruntun yang terlihat jelas da menakjubkan.

Gambar tajam yang ini mengungkapkan bahwa cluster ini seperti kota bintang yang diperkirakan mengandung massa total minimal 1,5 juta kali massa matahari, sangat mirip dengan gugus bola yang paling masif di galaksi kita: Omega Centauri dan Terzan 5.

Meskipun galaksi kita memiliki lebih dari 200 miliar bintang, ada begitu banyak kekosongan antar bintang sehingga sangat sedikit tempat di mana bintang-bintang akan saling bertabrakan, kata peneliti utama Douglas Geisler. Salah satu tempat yang memungkinkan akan terjadinya tabrakan antar bintang adalah daerah pusat gugus bola yang penuh sesak. Pengamatan kami menegaskan bahwa, di antara gugus bola, Liller 1 adalah salah satu lingkungan terbaik di galaksi kita untuk terjadinya tabrakan bintang.

Para ilmuwan telah mencitrakan cluster bintang, di mana cluster tersebut begitu padat sehingga kemungkinan terbentuknya lingkungan langka di mana bintang bisa saling bertabrakan.

Pengamatan cluster padat ini menggunakan sistem optik adaptif kuat dari teleskop Gemini Observatory di Chile.

Gugus bintang, yang dikenal sebagai Liller 1 ini adalah target yang sulit untuk dipelajari karena jaraknya sekitar 26 ribu tahun cahaya dari Bumi dan juga karena terletak dekat dengan pusat Bima Sakti (berjarak sekitar 3.200 tahun cahaya dari inti galaksi kita), di mana citranya di kaburkan oleh debu yang sangat tinggi.

Liller 1 adalah gugus bola yang mengorbit dalam halo besar di sekitar pusat atau inti galaksi kita dan banyak dari gugus bola yang terletak lebih dekat akan terlihat sangat spektakuler, bahkan di lihat menggunakan teleskop kecil atau teropong.

Tapi
Liller 1 ini bukan salah satu dari objek tersebut; gugus bintang ini sangat dikaburkan oleh materi dalam tonjolan pusat galaksi kita yang hampir sama sekali tak terlihat dalam cahaya visual, kata Sara Saracino.

Ini sedikit mirip meja biliar bintang; di mana kemungkinan tabrakan tergantung pada ukuran meja dan pada jumlah bola bilyar di atasnya, kata Francesco R. Ferraro dari University of Bologna (Italia), salah satu anggota tim yang menggunakan Gemini Observatory untuk membuat pengamatan ini .